Sapu jagat update blog dengan memberikan sundulan untuk kontes seo Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda, mungkin sundulan ini tidak berarti apa-apa digoogle karena blog ini masih sangat jelek sekali dimata mesin pencari google. semoga saja postingan ini dihitung dan masuk file google...
READ MORE ~>>
Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda
Kamis, 16 Februari 2012
Senin, 13 Februari 2012
Narkotika dan Obat-obatan Terlarang
Menyikapi maraknya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan pelajar, Badan Narkotika Kota (BNK) Makassar akan melakukan tes urine kepada siswa sekolah menengah atas (SMA).
Kepala Bidang Informasi dan Data BNK Makassar Hapidah mengungkapkan, langkah tersebut dilakukan guna meminimalisasi meningkatnya jumlah pengguna di kalangan pelajar. Tes urine ini akan dilakukan di sejumlah sekolah yang siswanya dianggap rawan menggunakan narkoba.
“Tes urine akan dilakukan secara acak di sejumlah sekolah. Tetapi, belum bisa dipublikasikan sekolah mana dan kapan karena banyak siswa dikhawatirkan tidak hadir. Jadi, ditunggu saja,”katanya kepada media, kemarin. Menurutnya, berdasarkan data BNK yang diperoleh dari pihak kepolisian, pada 2011, kasus narkoba menjerat 746 orang dan 50% di antaranya 323 orang berasal dari kalangan pelajar SMA. Pemeriksaan urine tersebut merupakan agenda rutin yang digelar dalam tiga tahun terakhir.
”Tahun ini berharap tidak ada lagi pelajar yang masuk dalam database kami sebagai pengguna narkotika,”ujarnya. Dari informasi yang dihimpun SINDO pada 2010,pemeriksaan urine dilakukan di SMA Negeri 17, SMK Negeri 6, dan SMK Negeri 8.Siswa dari tiga sekolah ini dianggap paling rawan penyalahgunaan narkoba. Sementara pada 2011,sejumlah sekolah yang masuk kategori rawan, di antaranya SMA Negeri 2 dan sejumlah sekolah yang berada di pinggiran Kota Makassar.
“Maaf, BNK tidak bisa memublikasikan sekolah mana saja yang dianggap rawan narkoba,” tandasnya. Kendati demikian, rencana pemeriksaan urine siswa ini masih terkendala keterbatasan anggaran BNK. Pasalnya, lembaga yang dipimpin Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur ini harus menyediakan peralatan sesuai jumlah siswa di sekolah yang bersangkutan. Selain melakukan pemeriksaan urine, BNK juga akan memberikan penyuluhan.
BNK akan menghadirkan pelajar, pendidik, dan pemateri dari kalangan dokter. Seminar bertemakan bahaya narkotika juga akan menghadirkan pakar hukum, pakar pendidikan, dan pakar kesehatan.Tujuannya tidak lain agar siswa yang sudah terjerumus bisa disembuhkan. Sementara siswa yang belum terkontaminasi narkoba bisa menghindari dan menyosialisasikan kepada teman-temannya. Hafidah juga melansir data penyalahgunaan narkoba,mulai tersangka, pengedar, dan pengguna narkoba yang ditangkap aparat kepolisian.
Untuk bandar, dibekuk 17 orang, pengedar 41 orang, pemakai 269 orang. Menanggapi rencana BNK, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Ismunandar menjelaskan, mekanisme pemeriksaan urine siswa dilakukan dengan permintaan sekolah yang bersangkutan. Langkah ini diambil jika pihak sekolah mencurigai adanya siswa yang menggunakan narkoba. “Sekolah bersurat dulu ke Disdik, kemudian diteruskan ke BNK lalu dilakukan tes urine,” paparnya. Ismunandar mengungkapkan, pemeriksaan urine tersebut rutin dilakukan dalam tiga tahun terakhir.
Menurutnya, untuk mengantisipasi penggunaan narkoba di kalangan siswa, Disdik mengimbau sekolah, baik SMP maupun SMA, mengawasi perilaku siswanya. “Jika ada yang tertangkap sebagai pengguna, pengedar, dan semacamnya diminta kepada pihak sekolah memberikan sanksi keras terhadap siswa tersebut,” pungkasnya.
Label:
Artikel
Senin, 30 Januari 2012
Aparat Kepolisian Resor Kota
Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jeneponto mulai menjaga ketat lima desa di wilayah pesisir yang dinilai rawan dari aksi penculikan disertai kekerasan alat vital pada anak yang kini semakin meresahkan warga.
Hingga saat ini aparat kepolisian belum juga mengungkap siapa pelaku yang masih berkeliaran itu.Kasus terakhir menimpa seorang bocah perempuan di bawah umur, NL, 9, di Desa Tino,Kecamatan Taroang, Kabupaten Jeneponto. “Sampai sekarang kami belum bisa mengungkap siapa pelakunya. Kami harus berhati- hati dalam melakukan penyelidikan. Tetapi, kami upayakan bisa menangkap pelaku secepatnya,” ujar Kapolsek Batang AKP Jamaluddin, kemarin.
Sementara itu,Kapolres Jeneponto AKBP Sigit Waluya telah mengeluarkan imbauan kepada jajarannya untuk melakukan penjagaan, terutama di wilayah pantai. Saat ini personel dari Polsek Batang telah menjaga lima desa di wilayah pesisir Kecamatan Taroang dan Batang. Terkait pengejaran terhadap pelaku, dia mengaku telah memeriksa sembilan saksi. Namun, polisi belum bisa memastikan motif kejadian tersebut.
“Yang jelas bukan kasus pemerkosaan karena dari hasil visum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Anwar Makatutu Bantaeng, empedu korban diambil pelaku,” ungkapnya. “Gambaran sementara yang kami dapat dari hasil pemeriksaan saksi, pelaku berbadan besar dan tinggi. Baru sebatas itu saja,”tandasnya.
READ MORE ~>>
Aparat Kepolisian Resor Kota
Hingga saat ini aparat kepolisian belum juga mengungkap siapa pelaku yang masih berkeliaran itu.Kasus terakhir menimpa seorang bocah perempuan di bawah umur, NL, 9, di Desa Tino,Kecamatan Taroang, Kabupaten Jeneponto. “Sampai sekarang kami belum bisa mengungkap siapa pelakunya. Kami harus berhati- hati dalam melakukan penyelidikan. Tetapi, kami upayakan bisa menangkap pelaku secepatnya,” ujar Kapolsek Batang AKP Jamaluddin, kemarin.
Sementara itu,Kapolres Jeneponto AKBP Sigit Waluya telah mengeluarkan imbauan kepada jajarannya untuk melakukan penjagaan, terutama di wilayah pantai. Saat ini personel dari Polsek Batang telah menjaga lima desa di wilayah pesisir Kecamatan Taroang dan Batang. Terkait pengejaran terhadap pelaku, dia mengaku telah memeriksa sembilan saksi. Namun, polisi belum bisa memastikan motif kejadian tersebut.
“Yang jelas bukan kasus pemerkosaan karena dari hasil visum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Anwar Makatutu Bantaeng, empedu korban diambil pelaku,” ungkapnya. “Gambaran sementara yang kami dapat dari hasil pemeriksaan saksi, pelaku berbadan besar dan tinggi. Baru sebatas itu saja,”tandasnya.
Label:
Update
dr Arif Tonang
Bukan hanya kehilangan tas berisi kamera digital, barang berharga, dan hard disk berisi dokumen, yang total nilainya Rp 2,7 juta, dr Arif Tonang juga rugi karena kaca mobilnya dipecah pencuri.
Pencurian terjadi saat dokter muda yang sedang kuliah di Semarang itu melayat salah seorang dosennya di kawasan Tugu, Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/1/2012) sekitar pukul 12.00.
Keterangan di Markas Kepolisian Sektor Ngaliyan menyebutkan, dokter yang menjadi warga Pedurenan, Tangerang, Banten, itu memarkir mobilnya, Daihatsu Xenia B 8019 WV, di tepi Jalan Raya Walisongo, sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Tugu, Semarang.
Saat ditinggal itulah diduga pencurian terjadi. Polisi menduga, ada dua penjahat naik sepeda motor mendekat mobil dan kemudian salah satunya memecah kaca bagian tengah. Tas yang tergeletak di jok mobil pun diambil dan dibawa kabur.
Catatan Kompas, di bulan pertama tahun 2012 ini saja terjadi kejahatan belasan kasus kejahatan, termasuk perampokan dan pembunuhan. Kasus terbesar adalah perampokan pada 5 Januari lalu. Saat itu, mobil pengisi ATM BCA dirampok di Jalan Kalimas Semarang. Kerugian sekitar Rp 2,4 miliar.
Seminggu kemudian, 12 Januari, perampok beraksi dengan menembak ban mobil korbannya hingga kempes di Jalan Brigjen Soediarto. Korban Rully pun kehilangan Rp 196 juta.
Pada 26 Januari, kawanan perampok menembak Fiona dan pembantunya, Azizah, di halaman rumahnya di Jalan S Parman. Sampai saat ini, polisi belum berhasil mengungkap kasus-kasus tersebut.
Terakhir, pada 29 Januari terjadi perampasan motor disertai pembacokan terhadap pengendaranya, Ahmad Rifai, di perumahan Palebon, Pedurungan.
Mengenai pembunuhan, polisi juga belum mengungkap kematian Anisyafiah (19), warga Kerobokan, Semarang Barat, pada 15 Januari lalu, juga pembunuhan terhadap Risty Amalia Putri (5), warga Tlumpak, Tandang, Kecamatan Tembalang.
READ MORE ~>>
dr Arif Tonang
Pencurian terjadi saat dokter muda yang sedang kuliah di Semarang itu melayat salah seorang dosennya di kawasan Tugu, Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/1/2012) sekitar pukul 12.00.
Keterangan di Markas Kepolisian Sektor Ngaliyan menyebutkan, dokter yang menjadi warga Pedurenan, Tangerang, Banten, itu memarkir mobilnya, Daihatsu Xenia B 8019 WV, di tepi Jalan Raya Walisongo, sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Tugu, Semarang.
Saat ditinggal itulah diduga pencurian terjadi. Polisi menduga, ada dua penjahat naik sepeda motor mendekat mobil dan kemudian salah satunya memecah kaca bagian tengah. Tas yang tergeletak di jok mobil pun diambil dan dibawa kabur.
Catatan Kompas, di bulan pertama tahun 2012 ini saja terjadi kejahatan belasan kasus kejahatan, termasuk perampokan dan pembunuhan. Kasus terbesar adalah perampokan pada 5 Januari lalu. Saat itu, mobil pengisi ATM BCA dirampok di Jalan Kalimas Semarang. Kerugian sekitar Rp 2,4 miliar.
Seminggu kemudian, 12 Januari, perampok beraksi dengan menembak ban mobil korbannya hingga kempes di Jalan Brigjen Soediarto. Korban Rully pun kehilangan Rp 196 juta.
Pada 26 Januari, kawanan perampok menembak Fiona dan pembantunya, Azizah, di halaman rumahnya di Jalan S Parman. Sampai saat ini, polisi belum berhasil mengungkap kasus-kasus tersebut.
Terakhir, pada 29 Januari terjadi perampasan motor disertai pembacokan terhadap pengendaranya, Ahmad Rifai, di perumahan Palebon, Pedurungan.
Mengenai pembunuhan, polisi juga belum mengungkap kematian Anisyafiah (19), warga Kerobokan, Semarang Barat, pada 15 Januari lalu, juga pembunuhan terhadap Risty Amalia Putri (5), warga Tlumpak, Tandang, Kecamatan Tembalang.
Label:
News
Kamis, 26 Januari 2012
PT Global Seafood International Indonesia
PT Global Seafood International Indonesia (GSII), industri pengolahan ikan yang berlokasi di Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng,mulai berproduksi bulan ini. Sementara itu, untuk produksi dalam skala besar akan dilakukan pada Februari mendatang. Perusahaan ini akan memproduksi bakso berbahan baku ikan yang dicampur talas.
Produksi itu dimaksudkan menjawab permintaan pasar, baik lokal maupun negara di Asia, seperti Jepang dan Korea Selatan (Korsel),” ujar General Manager PT GSII Bantaeng Rilman Abdullah di Bantaeng, kemarin. Adik kandung Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah ini menjelaskan, kedua negara tersebut membutuhkan bakso sehat berbahan baku ikan, talas, dan tapioka dari Bantaeng untuk dijual di sejumlah supermarket dan memenuhi kebutuhan restoran.
Dia mengaku, industri berbasis pengolahan surimi yang dikelolanya tersebut memiliki mesin berkapasitas produksi 280.000 biji/jam. Setelah memproduksi bakso ikan, GSII juga akan memproduksi steak berbahan baku ikan, talas, dan tapioka.“Kami tinggal menunggu cetakannya saja. Mesin yang digunakan juga sama dengan mesin yang digunakan untuk produksi bakso sehat,”katanya.
Di sisi lain, Rilman mengungkapkan bahwa salah satu perusahaan asal Australia juga meminati ikan tuna dalam bentuk fillet dari Bantaeng. Bahkan, perusahaan tersebut tiap bulan meminta dua kontainer untuk memenuhi kebutuhan pasar di Negeri Kanguru tersebut. Untuk itu, GSII akan membentuk agen di berbagai provinsi penghasil ikan tuna, antara lain Ambon, Manado, Wakatobi, Sinjai.
READ MORE ~>>
PT Global Seafood International Indonesia
Produksi itu dimaksudkan menjawab permintaan pasar, baik lokal maupun negara di Asia, seperti Jepang dan Korea Selatan (Korsel),” ujar General Manager PT GSII Bantaeng Rilman Abdullah di Bantaeng, kemarin. Adik kandung Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah ini menjelaskan, kedua negara tersebut membutuhkan bakso sehat berbahan baku ikan, talas, dan tapioka dari Bantaeng untuk dijual di sejumlah supermarket dan memenuhi kebutuhan restoran.
Dia mengaku, industri berbasis pengolahan surimi yang dikelolanya tersebut memiliki mesin berkapasitas produksi 280.000 biji/jam. Setelah memproduksi bakso ikan, GSII juga akan memproduksi steak berbahan baku ikan, talas, dan tapioka.“Kami tinggal menunggu cetakannya saja. Mesin yang digunakan juga sama dengan mesin yang digunakan untuk produksi bakso sehat,”katanya.
Di sisi lain, Rilman mengungkapkan bahwa salah satu perusahaan asal Australia juga meminati ikan tuna dalam bentuk fillet dari Bantaeng. Bahkan, perusahaan tersebut tiap bulan meminta dua kontainer untuk memenuhi kebutuhan pasar di Negeri Kanguru tersebut. Untuk itu, GSII akan membentuk agen di berbagai provinsi penghasil ikan tuna, antara lain Ambon, Manado, Wakatobi, Sinjai.
Label:
Info
Jumat, 13 Januari 2012
Kapal perang Angkatan Laut Spanyol
Kapal perang Angkatan Laut Spanyol dilaporkan terlibat baku tembak dengan segerombolan perompak di lepas pantai Somalia, Kamis (12/1/2012). Satu perompak tewas dalam baku tembak itu dan enam orang lainnya ditangkap pasukan Spanyol.
Menurut Kementerian Pertahanan Spanyol, insiden tersebut terjadi Kamis pagi, saat tiba-tiba sebuah perahu bajak laut melepaskan tembakan ke kapal SPS Patino, kapal logistik AL Spanyol. Saat tembakan para perompak itu berlanjut, pasukan Spanyol membalas dengan tembakan ringan untuk menetralisasi serangan.
Patino kemudian mengirim helikopter untuk mengejar perahu bajak laut itu. Para perompak pun ketakutan dan menyerah tanpa perlawanan setelah membuang senjata-senjata mereka.
"Enam bajak laut ditahan di Patino, lima di antaranya dalam keadaan terluka. Para tahanan mengatakan, seorang kawan mereka tewas dalam insiden itu dan dibuang ke laut," demikian bunyi pernyataan Kemhan Spanyol, yang dirilis Kamis malam waktu setempat atau Jumat (13/1/2012) dinihari WIB.
SPS Patino sedang menjalankan misi di bawah Operasi Atalanta, operasi gabungan Uni Eropa untuk melindungi kapal-kapal dagang yang melewati perairan di sekitar Somalia yang rawan perompak. Menurut gugus tugas EU Navfor, kapal SPS Patino baru saja mengawal sebuah kapal yang membawa bantuan pangan World Food Programme ke Somalia.
READ MORE ~>>
Kapal perang Angkatan Laut Spanyol
Menurut Kementerian Pertahanan Spanyol, insiden tersebut terjadi Kamis pagi, saat tiba-tiba sebuah perahu bajak laut melepaskan tembakan ke kapal SPS Patino, kapal logistik AL Spanyol. Saat tembakan para perompak itu berlanjut, pasukan Spanyol membalas dengan tembakan ringan untuk menetralisasi serangan.
Patino kemudian mengirim helikopter untuk mengejar perahu bajak laut itu. Para perompak pun ketakutan dan menyerah tanpa perlawanan setelah membuang senjata-senjata mereka.
"Enam bajak laut ditahan di Patino, lima di antaranya dalam keadaan terluka. Para tahanan mengatakan, seorang kawan mereka tewas dalam insiden itu dan dibuang ke laut," demikian bunyi pernyataan Kemhan Spanyol, yang dirilis Kamis malam waktu setempat atau Jumat (13/1/2012) dinihari WIB.
SPS Patino sedang menjalankan misi di bawah Operasi Atalanta, operasi gabungan Uni Eropa untuk melindungi kapal-kapal dagang yang melewati perairan di sekitar Somalia yang rawan perompak. Menurut gugus tugas EU Navfor, kapal SPS Patino baru saja mengawal sebuah kapal yang membawa bantuan pangan World Food Programme ke Somalia.
Label:
Blogging
Kamis, 12 Januari 2012
Taufik Kurniawan
Ping dari Sapu Jagat untuk keyword Type Approval, OK. Sekretaris Jenderal DPP PAN, Taufik Kurniawan, mengimbau anggota fraksi partainya di DPR tidak memakai ruang rapat Badan Anggaran yang baru. Hal ini demi tidak menimbulkan protes masyarakat. Yang pasti dengan ruang Banggar Rp20 miliar, saya harap anggota PAN jangan gunakan ruang Banggar itu dulu. Ini melukai rakyat," ujar Taufik di DPR RI, Jakarta, Kamis 12 Januari 2012.
Karena, menurut Taufik, biaya pembangunan ruang rapat baru yang mencapai Rp20miliar tersebut sangat berlebihan. "Ini sangat tidak relistis. Supaya tidak menimbulkan rasa kecurigaan yang berlanjut tentunya PAN dalam hal ini jangan memanfaatkan ruangan baru sebelum semuanya clear," kata Taufik.
Taufik setuju apabila BPK dan KPK menelusuri proyek pembangunan ruang rapat baru Banggar tersebut. "Itu perlu ditelusuri KPK. Artinya ini perlu diteliti, agar rakyat tidak merasa dibohongi. Ini sudah di luar nalar. Teman-teman DPR harus bijaksana dalam masalah ini. Jangan kita tidak merasa empati," kata Taufik.
Sebelumnya, Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) melansir anggaran sebesar Rp20 miliar disiapkan untuk memindahkan ruang rapat Badan Anggaran DPR. Ruang rapat Banggar ini akan dipindahkan dari Nusantara I ke Nusantara II.
"Padahal Ruang rapat Banggar di Nusantara I sebetulnya masih layak untuk dipergunakan sebagai rapat anggota Banggar," kata Kordinator Investigasi dan Adokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, dalam rilis yang diterima VIVAnews.
Anggaran renovasi ruang rapat, menurut data FITRA, terdapat dalam surat dengan nomor pengumuman lelang 523111/MUM_U/BANGGAR/03/GP/2011 dengan alokasi anggaran sebesar Rp.20.370.893.000.
FITRA menilai rencana renovasi itu sebagai pemborosan anggaran. Apalagi, saat ini banyak rapat Banggar yang dilakukan di luar gedung DPR bahkan lebih sering. "Daripada di Gedung DPR lebih banyak rapat di luar gedung DPR alias rapat di hotel-hotel mewah," ucap Uchok.
Sekjen DPR, Nining Indra Saleh menjelaskan, renovasi ruangan Banggar dilakukan karena kapasitas ruangan sebelumnya sudah tidak memadai. Apalagi jumlah anggota Banggar sebanyak 85 orang.
"Dengan kondisi ruang rapat yang sekarang, kapasitas ruangan tersebut tidak memadai. Selain itu rapat panja yang dilakukan paralel artinya dilakukan bersama-sama dalam satu waktu, dan tamu dari pemerintah berjumlah 100-150 orang," kata dia. Sebagai penutup postingan ini, terlebih dahulu ping lagi untuk keyword Type Approval Indonesia, terima kasih.
READ MORE ~>>
Taufik Kurniawan
Karena, menurut Taufik, biaya pembangunan ruang rapat baru yang mencapai Rp20miliar tersebut sangat berlebihan. "Ini sangat tidak relistis. Supaya tidak menimbulkan rasa kecurigaan yang berlanjut tentunya PAN dalam hal ini jangan memanfaatkan ruangan baru sebelum semuanya clear," kata Taufik.
Taufik setuju apabila BPK dan KPK menelusuri proyek pembangunan ruang rapat baru Banggar tersebut. "Itu perlu ditelusuri KPK. Artinya ini perlu diteliti, agar rakyat tidak merasa dibohongi. Ini sudah di luar nalar. Teman-teman DPR harus bijaksana dalam masalah ini. Jangan kita tidak merasa empati," kata Taufik.
Sebelumnya, Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) melansir anggaran sebesar Rp20 miliar disiapkan untuk memindahkan ruang rapat Badan Anggaran DPR. Ruang rapat Banggar ini akan dipindahkan dari Nusantara I ke Nusantara II.
"Padahal Ruang rapat Banggar di Nusantara I sebetulnya masih layak untuk dipergunakan sebagai rapat anggota Banggar," kata Kordinator Investigasi dan Adokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, dalam rilis yang diterima VIVAnews.
Anggaran renovasi ruang rapat, menurut data FITRA, terdapat dalam surat dengan nomor pengumuman lelang 523111/MUM_U/BANGGAR/03/GP/2011 dengan alokasi anggaran sebesar Rp.20.370.893.000.
FITRA menilai rencana renovasi itu sebagai pemborosan anggaran. Apalagi, saat ini banyak rapat Banggar yang dilakukan di luar gedung DPR bahkan lebih sering. "Daripada di Gedung DPR lebih banyak rapat di luar gedung DPR alias rapat di hotel-hotel mewah," ucap Uchok.
Sekjen DPR, Nining Indra Saleh menjelaskan, renovasi ruangan Banggar dilakukan karena kapasitas ruangan sebelumnya sudah tidak memadai. Apalagi jumlah anggota Banggar sebanyak 85 orang.
"Dengan kondisi ruang rapat yang sekarang, kapasitas ruangan tersebut tidak memadai. Selain itu rapat panja yang dilakukan paralel artinya dilakukan bersama-sama dalam satu waktu, dan tamu dari pemerintah berjumlah 100-150 orang," kata dia. Sebagai penutup postingan ini, terlebih dahulu ping lagi untuk keyword Type Approval Indonesia, terima kasih.
Label:
Bebas
Langgan:
Entri (Atom)